HTTP://TOTOBIOUNIGAL.BLOGSPOT.COM
WAHANA EDUKASI by TotoBio Unigal Ciamis. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2011

RESPONS MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI TENTANG UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) FISIKA DASAR MELALUI BLOG *)


Toto
Universitas Galuh - Ciamis, Jawa Barat
e-mail: totounigal_cms@yahoo.com
*)  Makalah dipresentasikan pada Seminar Nasional di Unila Lampung, 29 Januari 2011

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respons mahasiswa calon guru biologi terhadap pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar melalui Blog. Responden penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi pada sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat  pada  semester pertama Tahun Akademik 2010/2011. Responden sebanyak 128 orang (n=128). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Blog dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar menyenangkan bagi sebagian besar mahasiswa (90,63%). Kelebihan Ujian Akhir Semester (UAS) Fisika Dasar melalui Blog,  mahasiswa dapat mendiskusikan  soal-soal UAS bersama rekan-rekannya dalam kelompok; dapat memperluas bahan/materi ujian melalui blog-blog lain di internet; tidak merasa stress dalam menghadapi ujian. Namun UAS melalui blog juga  memliliki kelemahan yakni memungkinkan mahasiswa meng-copy paste file jawaban UAS dan tidak mempelajari bahan/materi ujian.

Kata kunci:  Respons  mahasiswa;   penggunaan  Blog;   Ujian  Akhir Semester  (UAS) Fisika
                    Dasar


BIOLOGY STUDENT TEACHER CANDIDATE RESPONSE
ON THE FINAL EXAMINATION SEMESTER (FES) FUNDAMENTALS OF PHYSICS
THROUGH BLOG


Toto
Galuh University – Ciamis, West Java
e-mail: totounigal_cms@yahoo.com

ABSTRACT

The purpose of this study is to determine the response of prospective teachers of biology students on the implementation of Final Examination Semester (FES) Fundamentals of Physics through Blog. The respondents are all students of biology education courses at a Private Higher Education in West Java in the first semester of Academic Year 2010/2011. Respondents are 128 men (n = 128). This research was conducted using survey method. Data are collected through questionnaire. The results showed that the use of Blogs in the implementation of Final Examination Semester (FES) Fundamentals of Physics is enjoyable for most students (90.63%). The advantages of Final Examination Semester (FES) Fundamentals of Physics through Blog are the students can discuss issues with colleagues in the group; they can expand the material/examination materials through other blogs in the internet, they do not feel stress of doing the examination. However, the Final Examination Semester (FES) through blogs also has some weaknesses that allows students to copy and paste files answer of the Final Examination Semester (FES) and they do not study material/ examination materials.

Keywords:   student   responses;    the  use  of   blogs;   Final  Examination  Semester  (FES)
                    Fundamentals of Physics
Pendahuluan

Perkembangan media internet seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (T.I.K). Perkembangan T.I.K ini sangat pesat, sehingga  memungkinkan pemanfaatannya dalam dunia pendidikan dikembangkan suatu media pembelajaran yang baru. Salah satu media yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran yang memanfaatkan media internet adalah blog. Apakah blog itu? Sebuah blog atau webblog adalah sebagai web pribadi yang berisi link-link ke website lain, dan selalu di-update secara kontinu (Mulyanto, 2009). Lebih lanjut Mulyanto (2009) mengemukakan bahwa webblog pada dasarnya adalah sebuah jurnal yang tersedia di web.

Pada awalnya blog digunakan untuk memuat tulisan-tulisan pribadi. Oleh karena itu, blog bersifat sangat personal. Kini penggunaan blog sudah berkembang, tidak hanya memuat tulisan-tulisan yang bersifat pribadi, tetapi blog dalam dunia pendidikan dapat dimanfaatkan dalam banyak hal, seperti  bahan ajar, silabus kuliah, evaluasi belajar, artikel hasil-hasil penelitian dan sebagainya.
Guru dan dosen dapat memanfaatkan blog  untuk membantu berlangsungnya  pembelajaran. Bahan/materi  pelajaran dan perkuliahan dapat dimuat dalam blog pribadi.  Bahan ajar yang disusun guru dan  dosen dapat  diakses dan dipelajari pada setiap saat oleh peserta didik. Dengan demikian guru dan dosen dapat mengembangkan suatu model pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan media blog. Mengenai pemanfaatan blog, dikemukakan Budi (2007) bahwa  blog sebagai media informasi.
Hasil penelitian yang dilakukan Toto (2010)  menunjukkan bahwa perkuliahan Fisika Dasar dengan memanfaatkan blog untuk penayangan  bahan ajar dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa calon guru Biologi pada materi gerak sebesar 0,57   (kategori sedang).
Di samping pemanfatan blog untuk menayangkan bahan/materi pembelajaran, blog juga dapat digunakan untuk melaksanakan evaluasi. Tentu saja penggunaan blog ini memiliki keunggulan dan kelemahan. Untuk mengetahui bagaimana respons mahasiswa tehadap  penggunaan blog dalam Ujian Akhir Semester (UAS), khususnya dalam matakuliah Fisika Dasar, maka perlu dilakukan penelitian. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk menelaah respons mahasiswa calon guru biologi terhadap penggunaan blog dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS)  matakuliah Fisika Dasar.

Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode survey. Responden dalam penelitian ini ditetapkan secara purposif, yaitu mahasiswa calon guru biologi tingkat I semester 1 Tahun Akademik 2010/2011 sebanyak 128 orang (n=128) yang mengontrak mata kuliah Fisika Dasar I  pada sebuah Lembaga Pendidikan  Tenaga kependidikan - Perguruan Tinggi Swasta  (LPTK-PTS) di Jawa Barat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan pedoman wawancara. Kuesioner dimuat dalam Blog,  dan jawaban mahasiswa dikirim melalui e-mail. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan responden sebanyak 13 orang (n=13) yang dipilih secara acak dari total responden. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif.

Hasil dan Pembahasan
Data hasil penelitian yang diperoleh melalui kuesioner, yaitu berupa persentase respons mahasiswa  calon guru biologi terhadap pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar melalui Blog. Data hasil penelitian disajikan dalam Tabel 1
Tabel 1 Respons mahasiswa
No.
Pernyataan
%
1
Mahasiswa calon guru biologi memiliki account facebook
96,09
2
Informasi tentang UAS Fisika Dasar diperoleh melalui facebook
93,75
3
Mahasiswa menyenangi pelaksanaan UAS Fisika Dasar melalui Blog
90,63
4
Soal-soal UAS Fisika Dasar didiskusikan bersama rekan dalam satu kelompok
74,22
5
Mahasiswa mencari Blog lain di internet untuk menambah referensi dalam menjawab soal UAS Fisika Dasar
94,53
6
Perasaan stress berkurang dalam menghadapi UAS Fisika Dasar melalui Blog
88,28
7
Jawaban UAS Fisika Dasar dikirim  melalui e-mail milik sendiri
97,66
8
Pengiriman jawaban UAS Fisika Dasar via e-mail dibantu orang lain
17,98
9
Pelaksanaan UAS Fisika Dasar melalui Blog memungkinkan seseorang melakukan copy paste jawaban rekan/teman
79,69
10
Pelaksanaan UAS Fisika Dasar melalui Blog memungkinkan seseorang tidak mempelajari materi ujian
64,06
11
Mengecek daftar pengirim jawaban UAS Fisika Dasar dalam Blog pengampu matakuliah
70,31

Hampir seluruh mahasiswa calon guru biologi semester 1 (sebagai responden) telah memiliki account facebook (96,09%), sehingga mereka dapat mengakses informasi yang berkaitan dengan UAS Fisika Dasar dari dosen pengampu matakuliah melalui facebook. Namun sejumlah itu tidak seluruhnya sempat mengakses informasi yang berkaitan dengan UAS Fisika Dasar dari dosen pengampu  melalui facebook. Sebagian kecil responden (6,75%) memperoleh informasi mengenai alamat blog yang menayangkan  soal UAS  Fisika Dasar, awal  penayangan soal UAS Fisika Dasar  di blog, dan batas akhir  pengiriman  jawaban UAS mengandalkan informasi dari rekan-rekannya. Informasi yang berkaitan dengan UAS melalui facebook ini dalam upaya pemanfaatan facebook yang bersifat positif. Selama ini banyak orang menuding facebook memiliki dampak negatif, seperti yang dikemukakan Mangkulo (2010), bahwa selama ini facebook dipandang memiliki dampak negatif terhadap semangat belajar.
Sebagian besar mahasiswa calon  guru biologi (90,63%) menunjukkan bahwa mereka menyenangi Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar melalui blog.  Data ini diperkuat melalui  wawancara yang dilakukan dengan  tiga belas orang responden (10%) yang ditunjuk secara acak dari total responden. Hal ini sejalan dengan komentar responden secara tertulis yang dikirim melalui e-mail, diantara komentar itu sebagai berikut: “Dalam pelaksanaan UAS melalui blog sangat menyenangkan karena kita bisa mengerjakannya kapan saja dengan memanfaatkan waktu luang”;  “Menurut saya UAS melalui e-mail itu menyenangkan dan memberikan pengalaman baru bagi saya pribadi. Selain itu kita dapat mengerjakan kapan saja sampai batas waktu ditentukan”;  Menurut saya UAS melalui e-mail sangat menyenangkan, tetapi juga banyak hambatannya yaitu banyak mahasiswa yang bekerjasama dalam mengerjakan soal, dan bagi yang bekerja sendiri pun dikira copy paste”;  “ UAS melalui e-mail enak, kita tidak harus buru-buru menyelesaikan soal”.
            Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar melalui blog  dapat membuat mahasiswa literasi dalam teknologi, informasi dan komunikasi (ICT literate) sebagaimana komentar yang disampaikan responden secara tertulis melalui e-mail, sebagai  berikut: “menurut saya UAS  lewat blog ada baik dan buruknya .... kita memanfaatkan teknologi yang ada untuk pendidikan tidak hanya sekedar iseng saja, menjadikan mahasiswa yang tidak bisa menggunakan e-mail menjadi bisa tetapi tidak menutup kemungkinan dengan bantuan  orang lain”;  “menambah wawasan tentang teknologi terlebih lagi ada blog-blog yang dapat menambah pengetahuan”;   dan komentar lainnya: “UAS melalui blog memang ada manfaatnya salah satunya kita lebih bisa menggunakan media internet dan bisa lebih mahir lagi dalam cara pengiriman e-mail”.
Bahan ajar dalam blog, baik blog pribadi milik pengampu mata kuliah maupun blog-blog lainnya di internet sebagai bahan  utama dalam ujian akhir semester (UAS) Fisika Dasar,  disamping bahan ajar yang disampaikan dalam perkuliahan. Bahan ajar sangat penting dalam suatu pembelajaran, sebagaimana dikemukakan Belawati (2006) bahwa bahan ajar sangat penting artinya bagi guru maupun peserta didik dalam pembelajaran. Bahan ajar memiliki peran penting dalam sistem pendidikan, dan bahan ajar pada hakekatnya merupakan pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan sebagai isi suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar melalui blog tidak menutup kemungkinan mahasiswa hanya melakukan copy paste. Hal ini dapat dilihat berdasarkan jumlah pengiriman jawaban UAS, dan didukung data seperti yang tercantum dalam Tabel 2.


Tabel 2  Pengiriman Jawaban UAS Fisika Dasar

No.
Pengiriman Jawaban UAS Fisika Dasar
%
1
Satu kali
     100
2
Dua kali
  34,37
3
Tiga kali
    3,91

Berdasarkan Tabel 2 di atas, menunjukkan bahwa seluruh responden mengirimkan jawaban  UAS Fisika Dasar. Namun berdasarkan pemeriksaan pengampu matakuliah sekaligus sebagai  peneliti, terungkap bahwa terdapat 44 orang mahasiswa (34,37%) yang melakukan copy paste jawaban.  Dengan tanpa menyebutkan siapa nama-nama mahasiswa yang melakukan copy paste, tetapi hanya mengumumkan di blog bahwa mahasiswa yang merasa melakukan copy paste terhadap jawaban UAS Fisika Dasar, agar direvisi dan mengirim ulang jawaban UASnya. Hal ini sudah diprediksi berdasarkan komentar-komentar responden bahwa UAS melalui blog memungkinkan mahasiswa meng-copy paste jawaban, seperti komentar berikut ini: “UAS melalui e-mail menurut saya kurang baik, karena seseorang mahasiswa dapat dengan mudah meng-copy paste  data yang sudah ada dan seseorang mahasiswa banyak yang kurang memahami atas materi yang diujikan”;  “UAS melalui e-mail sebenarnya memudahkan dan lebih praktis, namun seringkali terjadi kecurangan  dalam menjawab soal UAS”;  dan komentar lainnya: “menurut saya, memang memudahkan tetapi bagi sebagian mahasiswi lainnya hanya menggunakan copy paste”.
            Mengenai respons mahasiswa terhadap kelebihan dan kelemahan pelaksanaan UAS Fisika Dasar melalui blog dapat dilihat pada Tabel 3

Tabel 3  Kelebihan dan kelemahan UAS Fisika Dasar melalui Blog

No.
Kelebihan UAS melalui blog
Kelemahan UAS melalui blog
1

2

3

4

5
6

7
Menyenangkan

Meningkatkan semangat dalam mengerjakan soal-soal
Tidak membosankan, karena dapat melihat blog lain
Dapat menggunakan fasilitas internet

Mengurangi stress, was-was dan gelisah
Dapat melihat animasi pada blog lain

Mendiskusi soal-soal dengan rekan
Mahasiswa melakukan copy paste jawaban
Menyuruh orang lain untuk mengerjakan soal-soal UAS
Menyebabkan mahasiswa santai dan malas belajar
Terpancing main facebook dan game on line
Cenderung pengeluaran uang lebih banyak, karena menggunakan fasilitas warnet

            Respons mahasiswa calon guru biologi  terhadap pelaksanaan UAS Fisika Dasar melalui blog, dapat menimbulkan berbagai pandangan mereka baik segi positif maupun negatif. Hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan mereka dalam pemanfaatan teknologi internet. Perlu pengkajian mengenai minat baca mahasiswa, seperti yang dituturkan mereka dalam komentarnya, bahwa banyak  mahasiswa yang tidak mempelajari bahan ajar yang diujikan.  Jelas hal ini dapat menurunkan minat baca mahasiswa. Apakah benar penggunaan ICT dapat  menurunkan minat baca, perlu studi tentang ini. Tetapi ada  pendapat bahwa hal ini tidaklah benar, seperti diungkapkan  Solfarina dan Liliasari (2009), yang menyatakan bahwa penerapan ICT dalam pendidikan justru mahasiswa ditantang untuk meningkatkan kemampuan dalam ICT sehingga dapat menggunakan perangkat pendukung dengan efektif dan efesien dan diperlukan kemampuan berpikir kritis untuk memanajemen dan mengevaluasi pemanfaatan ICT dalam pendidikan.
            Hasil penelitian sederhana ini dapat memunculkan berbagai permasalahan yang memerlukan studi lebih lanjut, diantara adalah: Bagaimana menghindari copy paste jawaban UAS? Bagaimana meningkatkan minat baca mahasiswa melalui media internet? Bagaimana meningkatkan semangat belajar melalui ICT? Bagaimana mengalihkan perhatian kegemaran facebook-an dan game on line ke arah korridor pendidikan?

Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa calon guru biologi  menyenangi penggunaan Blog dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) matakuliah Fisika Dasar. Kelebihan Ujian Akhir Semester (UAS) Fisika Dasar melalui Blog,  mahasiswa dapat mendiskusikan  soal-soal UAS bersama rekan-rekannya dalam kelompok; dapat memperluas bahan/materi ujian melalui blog-blog lain di internet; tidak merasa stress dalam menghadapi ujian. Kelemahan UAS Fisika Dasar melalaui blog yakni memungkinkan mahasiswa meng-copy paste file jawaban UAS temannya dan tidak mempelajari bahan/materi ujian.

Daftar Pustaka

Belawati, T. dkk. (2006). Pengembangan Bahan Ajar.  Jakarta: Universitas Terbuka

Budi.  (2007).  Manfaat   Blog  Sebagai  Media  Informasi.  [online].  Tersedia:   http://Kang
       Budi.wordpress.com/2007/12/01/manfaat-blog-sebagai-media-informasi/.   [4 April 
       2010].

Cotton,  K.  (2001). Computer  Assisted Instruction. [online]. Tersedia:  http:www.nwrel.
        org/scpd/sirs/5/cu10.html. [15 Januari 2010.

Effendi,  E.  dan  Zhuang,  H.  (2005).  E-Learning:  Konsep  dan Aplikasi.  Yogyakarta: 
        Andi Offset.
Koesnandar. (2008). Pengembangan  Bahan  Ajar  Berbasis  Web.  [online].  Tersedia : http:/
          www.teknologipendidikan.net/2008/02/pengembangan_bahan-­belajar_berbasis_web.
          [3 Mei 2008]

Mangkulo, H. A. (2010). Facebook for Sekolahan. Jakarta: Elex Media Komputindo

Mulyanto, A. P. (2009). Go! Blog. Bandung: OASE  Media

Oetomo, B.S.D.  (2007). e - Education:  Konsep, Teknologi, dan Aplikasi Internet Pendidikan.
           Yogyakarta: Penerbit Andi

Solfarina  dan  Liliasari.  (2009)   Proceeding   The 3rd   International  Seminar   on   Science
        Education:   Readness  of  Prospective  Chemistry  Teachers to Face Implementation of
        Information Tecknology in Education.  Bandung:    Indonesia   University of Education

Toto.  (2010).  Proceeding  The 4th   International  Seminar  on Science Education: The Use
         of   Blog   as   Subject   Matter   in   The   Lecture   of   Basic   Physiscs   to   Improve  
         Teacher  Candidates  on  Biology  Students  in  The   Mastery  of   Motion Concept.
          Bandung:  Indonesia  University of Education

Wiyono,  K . dan  Taufiq.  (2009).  Proceeding  The 3rd   International  Seminar   on   Science
        Education:   Using   Computer   Simulation   to   Improve  Concept   Comprehension   of
        Physics    Teacher    Candidates    Students    in   Special   Relativity.     Bandung:  
        Indonesia   University of Education

Zulkifli. (2010).  Internet For Teacher. Yogyakarta: Cakrawala

Baca lebih lengkap...

Kamis, 23 Desember 2010

THE USE OF BLOG AS SUBJECT MATTER IN THE LECTURE OF BASIC PHYSICS TO IMPROVE TEACHER CANDIDATES ON BIOLOGY STUDENTS IN THE MASTERY OF MOTION CONCEPT *)

Toto

Galuh University Ciamis – West Java
     e-mail: totounigal_cms@yahoo.com

Abstract

The aim of this research is to improve the mastery of motion’s concept for teacher candidates on biology students through the use of Blog as subject matter in the lecture of Basic Physics. The respondents are teacher candidates on biology students of a private teacher college in West Java, consisting of 24 students (n=24) at the first semester of the 2010/2011 Academic Years. The data were collected by using quasi – experiment method. The use of Blog as subject matter in the lecture of Basic Physics can improve the prospective biology teachers the mastery of motion concepts by an N-gain 0,57 (medium).

Key Words : the use of Blog as subject matter; the mastery of motion concept

Background
The development of Internet media in accordance with the development of Information and Communication Technology (ICT). The ICT grows rapidly, thus allowing its use in education to develop a new learning media. One of media that can be developed in instructional that uses Internet media is a blog. What's a blog? A blog or web blog is a personal web that contains links to other websites, and always updated continuously (Mulyanto, 2009). Furthermore Mulyanto (2009) suggested that the web blog is basically a journal that is available on the web.
At first the blog is used to load the personal writings. Therefore, blogs are highly personal. Now the use of blogs has grown, not only contains the writings of a personal nature, but the blogs in the world of education can be used in many ways, such as teaching materials, lecture syllabi, articles, research results and so on. A blog can contain instructional materials. Teaching materials are prepared, implemented, and utilized by using the media of blog.
For teachers and lecturers can use blog to help an instructional. Teaching materials and lecture materials can be loaded in a personal blog (teachers or lecturers). Teaching materials are prepared teachers or lecturers can be accessed and studied by the learner any time. Thus, teachers or lecturers can develop an innovative learning model by using the media of blog. Regarding the use of blogs, suggested Budi (2007) that the blog as a medium of information.
One of the problems that appear in the Basic Physics lecture on Biology Education lecture is teacher candidates on Biology students have some difficulties in understanding concepts in physics. Presented Toto (2009) that teacher candidates on Biology students have difficulty in college Physics. To help students overcome difficulties in understanding the concepts of physics, the interesting teaching material is needed; one of them is by using media of blogs.

The concept of motion is a concept that has been learned by the student when they were in high school. This concept is also very close to the phenomena in the everyday life of learners. But based on my experience, students have difficulty in understanding the graph of a motion. Through the blog media is expected that learners can understand and can interpret the graph of a moving object.
The purpose of this research is to improve the mastery of teacher candidates on Biology students in the concept of the motion matter through the use of blogs as a teaching material in the Basic Physics lecture.

Method
This research uses quasi- experimental method. The research design that used is a one group pretest-posttest design. The respondents in this research are the teacher candidates on Biology students at a private college in West Java. The respondents were first semester students, Academic Year 2010/2011 they consists of 24 (twenty four) students. The increase of concepts mastery is analyzed using N-gain as follows:

                  Spost - Spre
N- gain =     -------------     (Hake, 1999; Coletta, 2007)
                  Smaks - Spe

N-gain = Normalized gain; Spre = initial test scores; Spost = final test scores; Smaks = maximum score. The level of gained score then classified into three categories:
Height = g   0.7; medium = 0.3 ≤ g ≤ 0.7; low =  g      0.3

Result
Research on the use of blogs as a teaching material in the Basic Physics lecture is a model of learning. This research was conducted on teacher candidates on Biology students, which is begun with a pretest. This test is to know the students’ ability on the concept of motion. In the lecture, it’s used a teaching material about motion that contained in a blog (of researchers). The teaching material in the blog is as the main teaching materials, beside the explanation which refers to a lecturer's teaching materials. Teaching materials are very important in a learning process, as told Belawati (2006) that teaching materials are very important for teachers and students in learning. In accordance with that statement, Alwasilah (2005) argued that teaching materials have an important role in the education system. While Hayati (2001) argues that essentially, the teaching materials are knowledge, values and skills as the content of a subject that is directed to achieve the learning objectives.
Animation about motion is also shown in the blog. Actually, not only animation that can be loaded in the blog, because a teaching material involves all forms of content either text, audio, photos, video, animation, and others that can be used to learn (Koesnandar, 2008). At the end of lectures, it is conducted a posttest to determine the increase of students’ mastery of the motion concept that compared with the pretest results. Hopefully, through this learning model, students can improve their mastery in concept of motion.

The analysis of results shows that the Basic Physics lecture by using blogs as teaching materials to improve the mastery of teacher candidates on Biology students on the matter of motion. The improvement in mastery of the concept of motion is 0.57 (57%) (medium category). Among groups of students of high, medium, and low, there is also seen a difference in the improvement mastery of the motion concept. High student groups gain the highest improvement in mastery of motion concept.
There is a significant difference in the mastery of motion concept between groups of high, medium and low. This is indicated by an increase in the mastery of the motion concept in each group is balanced. As we know that in the implementation of learning, not only a slow learner, who should get attention, but also smart learners and medium ability’s learner. The ability of each learners group should get proportional attention, so that all learners can develop in accordance with each velocity and ability. Thus, in learning process, each student should get proportional attention.
To find out whether there are significant differences between initial and final mastery of students after the lecture, then performed a statistical tests on the data from pretest and posttest. Tests conducted with the difference mean by using t test at significance level (alpha) = 0.05. The results obtained indicate that there are significant differences between the pretest and posttest. This shows that the use of blogs as a teaching material in the Basic Physics lecture to improve the concept mastery of teacher candidates on Biology students in the matter of motion.
With the help of the use of blogs in classes, lectures can be helpful in explaining the lecture material. Meanwhile, according to students' recognition, the use of blogs can help them to learn, especially for them who like to sit in front of the computer in long time, so it can improve their learning spirit.
To determine the response of teacher candidates on Biology students about the learning model that use blogs as teaching materials in the Basic Physics lecture conducted by distributing a questionnaire containing some items of statement about learning model that has been made. Based on student feedback that obtained through the questionnaire can be concluded that the teacher candidates on Biology students give a positive response toward the use of blogs as a teaching material in the Basic Physics lecture on the matter of motion.
Students expressed a positive response from teacher candidates on Biology students, because the use of blogs can provide insight into the visualization of graphics when the object is moving. Presented Wiyono (2009) that visualization allows students to navigate, interact, create and communicate by linking their five senses enthusiastically so that information coming into their memory bank more durably and easy to be called when the information is used.

Conclusion
Based on the analysis and discussion above, it can be concluded that the use of blog as teaching materials in Physics lectures to improve concept mastery of teacher candidates on Biology students on the matter of motion with the medium category.

References
Alwasilah, A . C. (2005). Menaksir Buku Ajar. Pikiran Rakyat.
//www.pikiranrakyat.com/cetak/2005/0505/26/cakrawala/index.htm. [19 Nopember 2007]

Belawati, T. dkk. (2006). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka

Budi. (2007). Manfaat Blog Sebagai Media Informasi. [online]. Tersedia: http://KangBudi.wordpress.com/
2007/12/01/manfaat-blog-sebagai-media-informasi/. [4 April 2010

Chomsin, Ch. S. dan Jasmadi. (2008). Panduan Menyusun Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: Elex
Media Komputansi

Coletta, V. P. et. al., (2007). Interpreting force concept inventory scores: Normalized gain and SAT scores.
[online]. Tersedia: http://www.prst per.aps.org/PRST/v3 PRSTPER/v3/i1/e010106/. [ 5 Agustus 2008]

Cotton, K. (2001). Computer Assisted Instruction. [online]. Tersedia: http://www.nwrel.org/scpd/sirs/5/cu10.
html. [15 Januari 2010.

Dikdasmen. (2008). Pengembangan Bahan Ajar Berbasiskan Komputer. Tersedia: http://www.tripoid,com
[2 Maret 2009]

Effendi, E. dan Zhuang, H. (2005). E-Learning: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Hake, R. R. (1999). Analizing Change/Gain Scores. [online]. Tersedia: http://www.physics.indiana.edu/~di/
AnalizingChange-Gain.pdf. [5 Agustus 2008]

Hayati, S. (2001). Pengembangan Bahan Ajar Berorientasi Kehidupan dan Alam Pekerjaan, Bandung:
Lembaga Penelitian Universita Pendidikan Indonesia Tersedia: http://blog.bukukita.com/?nav.help.
[20 April 2010].

Koesnandar. (2008). Pengembangan Bahan Aja Berbasis Web. [online]. Tersedia: http://www.teknologi
pendidikan.net/2008/02/pengembangan_bahan-¬belajar_berbasis_web. [ 3 Mei 2008]

Muyanto, A. P. (2009). Go! Blog. Bandung: OASE media

Toto. (2009). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan: Pola Pengembangan Bahan Ajar Fisika Dasar
Berorientasi Ilmu Hayati bagi Mahasiswa Calon Guru Biologi. Bandar Lampung: Universitas Lampung

Wiyono, K .dan Taufiq. (2009). Proceeding The 3rd International Seminar on Science Education: using
Education: Using Computer Simulation to Improve Concept Comprehension of
Baca lebih lengkap...

Senin, 06 September 2010

MOTIVASI BELAJAR FISIKA MELALUI CHATTING *)

Toto
FKIP Universitas Galuh Ciamis
e-mail: totounigal_cms@yahoo.com

*)    Makalah dipresentasikan pada Seminar Nasional Pendidikan di Unila Lampung, 27 Februari 2010

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tentang motivasi belajar fisika melalui chatting antara mahasiswa dengan dosen pengampu mata kuliah. Subjek penelitian ditetapkan berdasarkan keaktifan individu mahasiswa dalam melakukan chatting (terjaring sebanyak 4 orang mahasiswa calon guru biologi tingkat 1 Tahun Akademik 2009/2010 pada sebuah Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan - Perguruan Tinggi Swasta (LPTK-PTS) di Jawa Barat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah sarana chatting dan pedoman wawancara (tertulis). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  para mahasiswa  calon guru biologi yang semula tidak menyukai perkuliahan fisika dan mengalami kesulitan dalam belajar fisika berubah mereka termotivasi untuk belajar fisika. Melalui chatting mahasiswa termotivasi mencari animasi, simulasi dan aplikasi konsep-konsep fisika dalam bidang biologi dari berbagai website.  Penggunaan matematika yang rumit dalam perkuliahan Fisika Dasar menyebabkan mahasiswa calon guru biologi mengalami kesulitan untuk memahami  prinsip-prinsip fisika. Sementara animasi dan simualsi fisika yang mereka temukan di internet menyebabkan mereka senang belajar fisika. Rata-rata hasil belajar mereka pun meningkat dilihat dari hasil ujian tengah semester dan hasil ujian akhir semester.

Kata kunci: motivasi belajar fisika, chatting

Pendahuluan
      Mahasiswa calon guru MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dibekali berbagai mata kuliah MIPA dasar, yaitu Matematika Dasar,  Fisika Dasar, Kimia Dasar dan Biologi Umum. Mereka memperoleh mata kuliah Fisika Dasar sebagai latar belakang fisika yang diperlukan untuk tugas profesional sebagai guru dalam bidang studinya masing-masing. Dengan mempelajari fisika, mahasiswa calon guru MIPA memperoleh pengetahuan berbagai fenomena alam. Untuk mengungkapkan suatu fenomena alam secara kuantitatif digunakan bahasa simbolik. Pengungkapan fenomena alam dengan bahasa simbolik, menjadikan pengungkapan fenomena alam itu lebih singkat dan mudah dipahami. Reif (Suma, 2003) mengungkapkan bahwa kemampuan menggunakan bahasa simbolik secara implisit sudah terkandung dalam kemampuan menggambarkan pengetahuan fisika, misalnya mendeskripsikan dengan kata-kata, simbol, persamaan, diagram dan grafik.
       Hukum-hukum alam dapat diungkapkan dalam bentuk matematika. Peran logika dalam pengendalian hukum-hukum alam menyebabkan matematika menjadi "bahasa"  hukum alam. Sebagian besar hukum-hukum fisika merupakan hubungan sebab akibat. Fenomena alam yang dipelajari dalam fisika tidak terpisah, tetapi saling berkaitan dalam suatu pola sebab akibat. Pada bagian fisika tertentu, terdapat istilah korelasi (hubungan) antar fenomena alam. Untuk meramalkan suatu fenomena fisika dan mendapatkan hubungan-hubungan yang berlaku dalam suatu sistem digunakan model matematika. Fisika banyak melibatkan rumus-rumus untuk melukiskan hukum-hukum alam, dan melukiskan perangai alam. Rumus-rumus tersebut pada hakikatnya adalah sebuah model matematika (Brotosiswojo, 2001).
      Mahasiswa calon guru biologi (salah satu calon guru MIPA) yang mengikuti perkuliahan Fisika Dasar, pada umumnya tidak tertarik pada fisika. Mereka memandang fisika sebagai mata kuliah yang sulit (Toto, 2009). Mereka kurang berminat untuk mempelajari fisika, terlihat dari banyak perolehan nilai Fisika Dasar mereka yang rendah.Giancoli (2005) mengemukakan bahwa: "Physics is sometimes thought of as being a difficult subject. However, sometimes it is the mathematics used that is the source of difficukties rather than the physics itself". Berdasarkan kalimat ini dapat dimaknai  bahwa fisika dianggap subjek yang sulit. Namun, kadang-kadang matematikalah sebagai sumber kesulitan daripada fisika itu sendiri. Sekali pun bukan hasil riset ilmiah, pendapat ini merupakan masukan dan bahan pertimbangan untuk dicari solusi bagaimana agar matematika tidak menjadi sumber kesulitan bagi mahasiswa calon guru biologi dalam mempelajari fisika.
       Upaya menarik minat mahasiswa calon guru biologi untuk belajar fisika perlu suatu motivasi. Banyak cara dalam emotivasi belajar mahasiswa. Salah satu cara memotivasi belajar adalah melalui chatting antara mahasiswa denan dosen pengampu mata kuliah. Chatting dalam arti harfiah sebagai obrolan, dalam dunia internet sebagai kegiatan komunikasi melalui sarana bebera[a baris tulisan singkat yang diketikan melalui keyboard (anonim, 2010). Sebagian pendapat mengataan bahwa chatting merupakan kegiatan yang menghambur-hamburkan waktu, karena seringkali orang keasikan ngobrol dengan fasilitas ini. Sebenarnya hal ini bergantung pada individu pemakainya.
    Dengan chatting dapat memotivasi mahasiswa mencari berbagai animasi dan simulasi, disamping memperoleh materi fisika sebagai pengayaan dalam perkuliahan fisika terutama penerapan konsep fisika dalam konteks biologi. Dengan demikian mereka dapat merasakan manfaatnya untuk mengaplikasikannya dalam bidang biologi yang mereka geluti.
      Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tentang motivasi belajar fisika melalui chatting antara mahasiswa dengan dosen pengampu mata kuliah, khususnya dalam mengerjakan tugas-tugas dalam perkuliahan Fisika Dasar. Di samping itu juga untuk mencari solusi bagaimana mengatasi masalah kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep fisika.

Metode Penelitan
      Penelitian ini menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini ditetapkan berdasarkan keaktifan individu mahasiswa dalam melakukan chatting (terjaring sebanyak 4 orang mahasiswa calon guru biologi tingkat 1 semester gasal Tahun Akademik 2009/2010 pada sebuah Lembaga Pendididkan dan Tenaga Kependidikan-Perguruan Tinggi Swasta (LPTK-PTS) di Jawa Barat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah sarana chatting dan pedoman wawancara (tertulis). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Tabel 1 Responden Penelitian
                        _______________________________________________________
                        No.           Nama mahasiswa                         frekuensi. chatting
                         ______________________________________________________
                         1.                                I.M.                                                   8
                         2.                                A.S.                                                   6
                         3.                                T.C.                                                   5
                         4.                                N.R.                                                   3
                        _______________________________________________________

Hasil dan Pembahasan
      Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden tidak menyukai fisika. Mereka mengalami kesulitan dalam perkuliahan fisika, terutama dalam penggunaan matematika. Responden mengalami kesulitan menggunakan rumus-rumus dalam mengerjakan soal-soal fisika. Hal ini menunjukkan bahwa matematika menjadi faktor penyebab kesulitan bagi mahasiswa calon guru biologi dalam perkuliahan Fisika Dasar.
    Penggunaan matematika yang rumit (diferensial/integral) dalam perkuliahan Fisika Dasar menyebabkan para mahasiswa calon guru biologi mengalami kesulitan dalam memahami prinsip-prinsip fisika, sehingga mereka tidak termotivasi untuk belajar fisika. Oleh karena itu, kadar matematika dalam perkuliahan Fisika Dasar sebaiknya dikurangi, dalam arti bahwa matematika yang digunakan adalah matematika sederhana (persamaan aljabar). Pengurangan kadar matematika dalam fisika merupakan salah satu pendekatan dalam perkuliahan Fisika Dasar, sehingga diharapkan mahasiswa tertarik pada fisika. Pendekatan demikian menambah minat mahasiswa yang umumnya tidak memilik motivasi untuk mempelajari fisika ( Cromer, 1994). 
      Bagi mahasiswa calon guru biologi, belajar fisika sebaiknya tidak untuk hitung menghitung menggunakan matematika. Penurunan rumus-rumus juga merupakan kesulitan bagi mahasiswa calon guru biologi dalam mempelajari fisika. Bagi mahasiswa calon guru biologi yang terpenting dalam belajar fisika adalah untuk memahami pola pikir fisika dan  hukum-hukumnya. Bagaimana konsep-konsep fisika diterapkan dalam bidang biologi. Hal inilah yang terpenting bagi mereka. Sekali pun responden memiliki kesulitan dalam belajar fisika, tetapi mereka  mengaku merasa senang belajar fisika setelah dilakukan beberapa kali chatting dengan dosen pengampu mata kuliah. Para mahasiswa temotivasi untuk belajar fisika melalui chatting antara mahasiswa dengan dosen pengampu. Mereka termotivasi mencari animasi, simulasi dan materi aplikasi konsep-konsep fisika dalam bidang biologi dari berbagai website, baik berpa makalah atau pun artikel (Tabel 2).
Tabel 2  Kumpulan Tugas
_________________________________________________________________
No.  Nama Mhs        Jml Artikel      Jml Powerpoint         Jml animasi/       Jml Tugas  _________________________________________________________________
1.     I.M.                        2                         1                          2                       5
2.     A.S.                        1                         2                          1                       4
3.     T.C.                        1                         0                          2                       3
4.     N.R                        1                         1                          1                       3                
  ________________________________________________________________
      Jumlah                      5                         4                          6                     15
   ________________________________________________________________

       Penggunaan matematika yang rumit dalam perkuliahan Fisika Dasar tetap menyebabkan mahasiswa calon guru biologi mengalami kesulitan untuk memahami prinsip-prinsip fisika. Sementara animasi dan simulasi fisika yang mereka temukan di internet menyebaban mereka termotivasi belajar fisika. Minat mereka mengunduh berbagai materi fisika dari situs- situs web, animasi dan simualsi meningkatkan hasil belajar mereka. Rata-rata belajar mereka pun meningkat dilihat dari hasil ujian tengah semester dan ujian akhir semester (Tabel 3).

Tabel 3 Perolehan Nilai
_________________________________________
No.   Nama Mhs           Nilai UTS                Nilai UAS   _________________________________________
1.         I.M.                      2,50                          3,60                         
2.         A.S.                      2,00                          3,25
3.         T.C.                      2,25                          3,00                       
4.         N.R.                      2,00                          2,75
__________________________________________
  Rata-rata                         2,19                          3,15
__________________________________________

Kesimpulan
       Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa calon guru biologi termotivasi belajar fisika melalui chatting antara mahasiswa dengan dosen pengampu matakuliah. Melalui chatting mahasiswa termotivasi mencari animasi, simulasi dan aplikasi konsep-konsep fisika dalam bidang biologi dari berbagai website. Hasil belajar fisika mahasiswa meningkat dilihat  dari hasil ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

Daftar Pustaka
Anonim. (2010). Kamus Komputer dan Teknologi Informasi. [online]. Tersedia: 
       http://www.total.or.id.php?kk=chat. [16 Januari 2010
Brotosiswojo, B.S.(2001). Hakekat Pembelajaran MIPA di Perguruan Tinggi: Fisika. Jakarta: 
       PAU-PPAI
Cromer, A.H. (Penerjemah: Sumartono, P.). (1994). Fisika Untuk Ilmu-ilmu Hayati. Jogjakarta: 
       Gadjah Mada Press.
Effendi, E. dan Zhuang, H. (2005). E-Learning: Konsep dan Aplikasi. Jogjakarta: Penerbit Andi
Giancoli, D.C. (2005). Physics: Princiles with Applications. Sixth edition. London: Prentice Hall 
       International,  Inc.
Oetomo, B.S.D. (2007). E - Education: Konsep,  Teknologi, dan Aplikasi Internet Pendidikan. 
       Jogjakarta: Penerbit Andi
Sidharta, L. (1996). Internet: Informasi Bebas Hambatan. Jakarta: PT Elex Madia Komputindo
Suma, K. (2003). Pembekalan Kemampuan-kemampuan Fisika bagi Calon Guru melalui Mata 
      Kuliah Fisika Dasar. Disertasi Doktor pada Program Pascasarjana UPI Bandung. Bandung:  Tidak 
     dipublikasikan
Toto. (2009). Pengembangan Bahan Ajar Fisika Dasar untuk Calon Guru Biologi. Disertasi Doktor 
      pada Sekolah Pascasarjana UPI Bandung. Bandung: Tidak dipublikasikan
Wongso, A. (2010). Chatting Meningkatkan Produktivitas Kerja. [onlne]. Tersedia: 
      http://www.andriewongso.com/artikel/viewarticleprint.php? [16 Januari 2010].


    


Baca lebih lengkap...
 

Daftar Blog Saya

WAHANA EDUKASI Copyright © 2011 dibangun dengan hati oleh Irfa Razak untuk Kepentingan Dunia Pendidikan